Opini

Ranu Klakah Permata Biru yang Mulai Kehilangan Cahaya

Ranu Klakah, danau alami di kaki Gunung Lemongan, dulunya dikenal jernih dan penuh ikan. Namun kini, permukaannya sering terlihat keruh dan beberapa kali terjadi kematian ikan massal.

‎‎Menurut warga sekitar, penyebabnya adalah limbah rumah tangga dan pestisida pertanian yang mengalir dari sawah sekitar. “Dulu ikan banyak, sekarang sering ‘koyo’ (mati),” ujar Pak Karto, seorang nelayan setempat.‎‎

Meski begitu, pemerintah desa bersama karang taruna mulai melakukan gerakan “Ranu Bersih” dengan menanam pohon di sekitar danau serta memasang papan larangan membuang sampah sembarangan.

‎‎Jika dijaga dengan baik, Ranu Klakah bisa tetap menjadi kebanggaan Lumajang dan destinasi wisata unggulan Jawa Timur.

Related posts

Bullying di Sekolah Tanggung Jawab Siapa?

Sri Wahyuni

Pemutaran Film “Ruang Rasa dan Makna” Digelar di Gedung DPRD Kabupaten Probolinggo

Rafli Rhomadhoni

Penjual Cilok Asal Korea Selatan Curi Perhatian Warga, Bawa Cita Rasa Indonesia ke Negeri GinsengSeoul

Novia Putri

Leave a Comment

error: Content is protected !!